Kapolri Sebut 6 Tersangka DPO Kasus Perjudian di Lima Negara sedang Diburu

1 Oktober 2022, 12:09 WIB
6 tersangka berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus perjudian saat ini teridentifikasi sedang berada di luar negeri.* /Foto: PMJ/Fajar/

PR TASIKMALAYA – Sebanyak enam orang tersangka yang saat ini berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus perjudian saat ini teridentifikasi sedang berada di luar negeri.

Pihak kepolisian akan terus mengejar para tersangka berstatus DPO kasus perjudian itu yang saat ini sedang menjadi buronan dan berada di luar negeri.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, berbagai upaya telah disiapkan oleh pihak kepolisian dalam mengejar para buronan atau DPO dalam mengusut kasus perjudian tersebut.

“Upaya pertama adalah untuk mencari buron yang saat ini sedang berada di luar negeri dengan membuat red notice,” kata Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, pada Jumat, 30 September 2022, dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari laman PMJ News Sabtu, 1 Oktober 2022.

Baca Juga: Kembali Viral Video Rizky Billar Sebut Teuku Ryan Manis, hingga Buat Ria Ricis dan Lesti Kejora Terkejut

Kemudian juga menjelaskan, upaya lain yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah dengan skema police to police karena para tersangka yang saat ini menjadi buron sedang berada di luar negeri.

“Upaya kedua, kami mencoba melakukan pendekatan dengan skema police to police,” jelasnya.

Dalam kasus perjudian tersebut, dimana sebanyak enam tersangka yang saat ini telah menjadi buron atau DPO sedang berada di lima negara.

Namun Listyo Sigit Prabowo tidak menyebutkan negara mana saja yang saat ini ditinggali oleh para buronan tersebut.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Anda Orang yang Cerdas? Letak Tahi Lalat di Wajah Ternyata Ungkap Karakter

Saat ini, pihak kepolisian sedang dalam langkah untuk dapat memburu para buronan yang menjadi tersangka dalam kasus perjudian yang saat ini masih berada di luar negeri.

“Kami sedang menunggu hasilnya dan bisa membawa buron kelas atas tersebut untuk dibawa kembali ke dalam negeri,” tambahnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian bersama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang membentuk tim gabungan untuk dapat mengusut transaksi keuangan yang terkait dengan kasus perjudian tersebut.

Dalam perkembangan kasus perjudian tersebut, tim gabungan telah menelusuri sebanyak 329 rekening dan sebagian besarnya dilakukan pemblokiran.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Lihat Sendi pada Tangan Anda? Cari Tahu Mungkin Termasuk Orang yang Gigih

Selain itu, pihak kepolisian mengatakan bahwa terdapat 10 orang yang saat ini berstatus sebagai sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Namun saat ini, pihak kepolisian untuk sementara melakukan pencekalan terhadap 4 orang yang diduga terlibat dalam kasus perjudian tersebut.***

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

Terpopuler