Banyak Warga Pulang Kampung Dadakan, Jumlah ODP di Kabupaten Tasikmalaya Meningkat Tajam

- 29 Maret 2020, 18:27 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto (kanan) dan Direktur RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya , dr Iman Firmansyah (kiri). /KP/ ARIS MF

PIKIRAN RAKYAT - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat tajam dalam beberapa hari ini.

Jika pada Kamis 26 Maret 2020 lalu jumlah ODP terdata sebanyak 58 orang, maka data pada Minggu 29 Maret 2020 sore kini telah bertambah menjadi 265 orang.

Begitu pula untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, jika pada Kamis lalu hanya empat orang, maka kini sudah menjadi delapan orang PDP. Data tersebut setiap waktunya di update dalam stius SIGESIT 119 Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Cek Fakta: 40 Ribu APD yang Dieskpor dari Korsel Ternyata Buatan Indonesia, Humas BNPB Buka Suara

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto menuturkan, pihaknya sudah memprediksi akan adanya lonjakan jumlah ODP sehubungan dengan banyaknya perantau dari zona merah yang pulang kampung ke Kabupaten Tasikmalaya.

"Hingga hari minggu 29 Maret 2020 pukul 16.00 wib, jumlah ODP telah mencapai 265 orang. Mereka semua sudah diperiksa oleh petugas kesehatan dan disarankan untuk tinggal di rumah mengisolasi diri selama 14 hari," jelas Heru.

Baca Juga: Penambahan ODP Kian Meningkat, Satgassus Covid-19 Purwakarta Beberkan Penyebabnya

Ia mengimbau kepada warga untuk membatasi diri bepergian ke luar kota atau luar daerah terutama ke zona merah seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Cirebon, dan lainnya.

Begitu pun bagi mereka yang masih di daerah perantauan, diharapkan dapat menahan diri untuk kembali ke Kabupaten Tasikmalaya sebelum kondisi membaik.

Baca Juga: Cegah Pandemi Covid-19, Ribuan Santri di Dua Pondok Pesantren Kabupaten Tasikmalaya Dipulangkan

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X