Ragukan Jokowi yang Tak Berniat Tiga Periode, Said Didu: Alasan 'Tak Minat' Akan Gugur dengan Alasan 'Diminta'

17 Maret 2021, 16:40 WIB
Mantan Stafsus Menteri ESDM Muhammad Said Didu menyoroti pernyataan Jokowi yang menolak Presiden tiga periode.* /Tangkap Layar YouTube/ILC

PR TASIKMALAYA- Pernyataan Jokowi yang menanggapi wacana penambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode yang kemudian ditegaskan menolak usulan tersebut, turut disoroti oleh mantan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Said Didu.

Hal itu disampaikan Said Didu dalam cuitan yang diunggahnya melalui akun media sosial Twitter dengan tulisan seolah-olah meragukan pernyataan Jokowi yang tidak berniat untuk menjabat Presiden hingga tiga periode itu.

Lebih lanjut, dituturkan Said Didu, pernyataan Jokowi yang mengatakan bahwa dirinya tidak berubah dan tidak berminat itu bisa saja gugur ketika orang-orang yang berada di belakang Jokowi memintanya untuk menjalankan tiga periode.

Baca Juga: Negara Alami Kerugian Rp 40,537 Triliun, Dua Orang Ini Terlibat Kasus Asabri Sekaligus Jiwasraya

Seperti diketahui, tak ingin isu perihal jabatan Presiden tiga periode itu kian ramai, Jokowi pada Selasa, 15 Maret 2021 melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden membuat pernyataan langsung dengan menegaskan bahwa dirinya menolak usulan tersebut.

Sebelumnya, isu Presiden tiga periode juga sempat mencuat pada Desember tahun lalu dan langsung ditolak oleh Jokowi pada saat itu.

Sebagaimana diberitakan Galamedia.Pikiran-Rakyat.com dalam judul artikel "Jokowi Tegaskan Tak Berniat Menjadi Presiden 3 Periode, Said Didu: Tidak Minat Bukan Berarti Menolak", Said Didu pun terlihat masih meragukan ketidakberminatan Jokowi tersebut.

Baca Juga: Berhasil Masuk Nominasi di Piala Oscar, Berikut 3 Fakta Unik terkait Film Minari!

"Tidak minat bukan berarti menolak. Dengan alasan diminta maka alasan tidak minat akan gugur," ujar Said Didu dikutip Galamedia, Rabu 17 Maret 2021.

Said Didu juga menegaskan jika pernyataan Presiden Jokowi itu sudah merupakan hal yang biasa. Bahkan ia menyebut apa yang selama ini dikemukakannya justru akan berjalan sebaliknya.

"Lagian dia sudah biasa bahwa yang dikemukakan akan terjadi atau dilaksanakan adalah sebaliknya," lanjut Said Didu.

Baca Juga: Soroti Rencana Pemerintah Impor Beras Satu Juta Ton, Susi Pujiastuti: Berhenti Impor, Panen Masih Berlimpah

Seperti yang telah diketahui, akhir-akhir ini isu Presiden tiga periode kembali mencuat di kalangan para tokoh politik.

Hal itu menyebabkan perang argumen di antara para tokoh yang berada di belakang  Jokowi dengan para tokoh oposisi.

Menyikapi hal tersebut, Jokowi menegaskan tidak ada niatan dirinya untuk menjadi Presiden tiga periode.

Baca Juga: Jhoni Allen Sebut AD ART Demokrat 2020 Cacat, Jansen Sitindaon: Jangan Berimajinasi, ini Disahkan Menkumham

Menurutnya, UUD 1945 telah mengatur bahwa masa jabatan Presiden maksimal dua periode dan hal tersebut harus dipatuhi.

"Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi Presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama," tegas Jokowi.***(Hari Priyadi/Galamedia.Pikiran-Rakyat.com)

Editor: Arman Muharam

Sumber: Galamedia News

Tags

Terkini

Terpopuler