Setelah Penertiban dari Pemprov, Begini Nasib Juru Parkir Liar

- 15 Mei 2024, 22:05 WIB
Ilustrasi juru parkir liar.
Ilustrasi juru parkir liar. /Antara/Zabur Karuru/

PR TASIKMALAYA - Setelah dilakukan penertiban juru parkir liar di Jakarta Selatan, sebagian dari mereka bingung untuk mencari pekerjaan baru.

Seorang juru parkir liar bernama Husin (70), mengaku belum tahu untuk pekerjaan selanjutnya apalagi dia bertumpu pada penghasilan sebagai tukang parkir.

"Kalau tidak diperbolehkan parkir, saya masih belum tahu mau kerja apalagi," kata Husin pada 15 Mei 2024 di Tebet, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Antara. 

Ia mengatakan bahwa alasan menjadi juru parkir liar, yakni menderita gangguan penglihatan sehingga tidak lagi bisa bekerja.

Baca Juga: Persyaratan Calon Debitur KUR BRI Mei 2024: Panduan Lengkap Agar Pengajuan Pinjaman Lancar

Bahkan, dia melakukan pekerjaan tersebut untuk menyambung hidup bagi dirinya, termasuk untuk makan sekalipun.

"Cuma cari buat makan saja. Karena saya tidak bisa bekerja lagi," ujarnya. 

Sementara juru parkir liar lainnya bernama Matsuri juga belum tahu ketika harus meninggalkan profesinya saat ini, mengingat susah mencari pekerjaan yang layak.

Selama 10 tahun bekerja sebagai juru parkir liar, ia tidak pernah memaksa warga memberikan uang parkir dan selalu menjaga kendaraan konsumen karena lokasi tempat ia bekerja rawan pencurian.

Halaman:

Editor: Aghnia Nurfitriani

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah