Mitos atau Fakta: Benarkah MSG Buruk Bagi Kesehatan Manusia?

- 18 Oktober 2020, 11:55 WIB
Ilustrasi micin atau msg /panida wijitpanya/.*/Pixabay

PR TASIKMALAYA – MSG merupakan bumbu penambah cita rasa yang identik dengan masakan yang berasal dari Tiongkok.

Selain berada di dalam masakan khas Tiongkok, MSG biasa ditemukan di beberapa makanan kaleng dan daging olahan.

Beredar info yang mengatakan bahwa MSG memiliki efek samping bagi kesehatan seperti: sakit kepala dan mual.

Baca Juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Es Batu Dipercaya Ampuh Mengecilkan Pori-pori?

Monosodium Glutamat atau yang lebih dikenal dengan MSG berasal dari asam amino yang persis dengan zat yang ada di dalam tubuh manusia.

Asam amino merupakan senyawa organik yang memiliki peran penting di dalam tubuh. Selain itu, asam amino juga terdapat di sebagian besar makanan seperti: keju, tomat, jamur, dan rumput laut.

Namun, MSG kini lebih dikenal sebagai zat aditif yang ditambahkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk menghasilkan kelezatan dalam makanan tersebut.

Baca Juga: Profil Pollycarpus Budihari Priyanto, Eks Terpidana Kasus Pembunuhan Munir

Beberapa produk makanan yang biasanya mengandung MSG seperti, daging yang diawetkan, campuran bumbu, kaldu bubuk, frozen food, kue, kerupuk, dressing salad, dan mayonaise.

“Sepanjang literature yang ada, sebenarnya tidak ada bukti kuat bahwa MSG tidak sehat,” ujar Soo-yeun Lee selaku professor makanan di University of Illinois Urbana Champaign.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Insider


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X