Ungkit Kritikan Gus Mus Sebut MUI Tidak Jelas, Akhmad Sahal: Memang Gak Jelas 

7 April 2021, 17:40 WIB
Akhmad Sahal mengungkit kembali pernyataan Gus Mus yang pernah menyebut jika MUI tidak jelas, hal ini soal pendanaan.* //Tangkapan layar Twitter @Sahal_AS
PR TASIKMALAYA - Akhmad Sahal mengungkit kritikan Gus Mus terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI). 
 
Akhmad Sahal menunjukan bahwa Gus Mus menyebutkan bahwa MUI adalah organisasi yang tidak jelas. 
 
Oleh karena itu, Akhmad Sahal juga kecewa dengan MUI, maka ia pun menyebut MUI memang tidak jelas. 
 
Baca Juga: Kapolri Tarik Telegram Larangan Media, HNW: Berani Cabut Aturan Bermasalah dan Meminta Maaf, Adalah Baik
 
Hal ini disampaikan Akhmad Sahal dalam cuitan Twitter @sahaL_AS pada, Rabu, 7 April 2021.
 
Kritik Gus Mus yang diungkit Akhmad Sahal dari tahun 2016 dan dianggap masih relevan.
 
"Kritik Gus Mus terhadap MUI beberapa tahun lalu yang masih relevan," tulis Akhmad Sahal seperti dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @sahal_AS.
 
Baca Juga: Covid-19 Prancis Terus Melonjak, Pemerintah Sediakan Stadion di Paris untuk vaksinasi Massal
 
 
Baca Juga: Reza Rahadian Akui Suka Nonton ini di Youtube, Daniel Mananta: Aktor Itu Nangisnya Lebay
 
Hal yang dikritisi dari MUI oleh Gus Mus ialah soal pendanaan dari pemerintah. 
 
Gus Mus merasa heran dengan pemerintah yang menyiapkan Anggaran Besar Pembelanjaan Negara (APBN) untuk MUI. 
 
Sedangkan MUI dianggap oleh Gus Mus sebagai organisasi yang tidak jelas. 
 
Baca Juga: Kemenkes: Wajar Setelah Vaksinasi Covid-19 Timbul Demam, Sakit Kepala, dan Nyeri Seluruh Tubuh
 
"Menurut Gus Mus, MUI ini organisasi tidak jelas, tapi dapat dana dari APBN," kata Akhmad Sahal. 
 
Akhmad Sahal menilai, anggota MUI seketika merasa jadi ulama yang pendapatnya bisa dianggap sebagai fatwa. 
 
"Pengurus MUI langsung merasa diri ulama, pendapanya dianggap fatwa ulama," kata Akhmad Sahal.
 
Baca Juga: Jelang Laga PSS vs Persebaya, Aji Santoso: Tidak Ada Persiapan Khusus, Main Normal
 
"Padahal cuma pengurus, belum tentu layak menjadi ulama," tambahnya. 
 
Di akhir cuitannya, Akhmad Sahal mempertegas pernyataanya terhadap MUI.
 
"Memang tidak jelas," tambahnya.***
Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Twitter @sahal_AS

Tags

Terkini

Terpopuler