Biaya Study Tour Menjadi Motif Pembunuhan Siswi Delis, Wakasek SMPN 6 Tasikmalaya Buka Suara

- 27 Februari 2020, 19:38 WIB
WAKIL Kepala Sekolah SMPN 6, Saepuloh.*

PIKIRAN RAKYAT - Motif pembunuhan Delis siswa SMPN 6 Tasikmalaya oleh ayah kandungnya berinisial BR (45) yang berkaitan dengan kegiatan sekolah yang berujung kematian, membuat pihak SMPN 6 Kota Tasikmalaya  buka suara.

Wakil Kepala SMPN 6 Tasikmalaya, Saepuloh mengakui, sekolahnya memang merencanakan kegiatan outing class ke Bandung pada 5 Maret 2020.

Kegiatan itu merupakan program sekolah sesuai kurikulum yang berlaku. Namun, menurut dia, kegiatan itu sifatnya tidak wajib.

Baca Juga: Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar Murah di Soreang, Warga Serbu Bawang Putih yang Turun Harga

"Sifat kegiatan itu tidak wajib. Malah ada subsidi silang. Artinya bagi siswa yang berprestasi itu dikasih gratis dari sekolah," kata dia saat ditemui, Kamis 27 Februari 2020.

loading...

Ia menjelaskan, sekolah memiliki dua program serupa seperti itu. Pertama, kegiatan study tour untuk siswa kelas VIII ke Yogyakarta. Satu kegiatan lainnya adalah outing class ke Bandung untuk siswa kelas VII.

Namun ujar dia, tak seluruh siswa mengikuti kegiatan itu. Ia mencontohkan, pada study tour ke Yogyakarta, hanya 150 siswa yang ikut kegiatan dari total 300 siswa kelas VIII.

Sementara untuk kegiatan outing class ke Bandung pada 5 Maret 2020, dari sekira 325 total siswa kelas VII baru 170 orang yang mendaftar.

Baca Juga: Pergerakan Tanah Ancam Dua Kampung di Tasikmalaya, Warga Khawatir Desanya akan Amblas

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X