Netizen Minta Dirinya Jadi Pengacara HRS, Hotman Paris: Kenapa Minta ke Saya?

14 Desember 2020, 12:11 WIB
Hotman Paris Hutapea /Instagram/@hotmanparisofficial

PR TASIKMALAYA - Pengacara kondang Hotman Paris yang kerap mengunggah dirinya yang selalu dikelilingi wanita-wanita cantik, kali ini mengunggah suatu hal yang mengejutkan.

Dikutip pikiranrakyat-tasikmalaya.com dari akun Instagram milik pribadinya, dia mengunggah cuitan seseorang yang menandai namanya, pada 14 Desember 2020.

Hotman Paris mengunggah tangkapan layar akun twitter milik @sarina_cut, yang berisikan permintaan jasa Hotman Paris sebagai pengacara Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

 Baca Juga: Sri Mulyani: 30 Persen Masyarakat Indonesia ‘Sogok’ Pemerintah untuk Dapatkan Pelayanan Publik

Baca Juga: BPBD Kota Tasikmalaya Makamkan Puluhan Pasien Covid-19, Dinkes: Upayakan Kematian Turun 2 Persen

"Selamat pagi pak @hotmanParis, pak kami membutuhkan jasamu untuk Habib Rizieq berapa kami harus bayarnya jasamu pak pls, i will do best fou u pak@hotmanParis," tulis akun @sarina_cut dikutip pikirannrakyat-tasikmalaya.com

Hotman Paris mendapatkan pertanyaan hal itu, dia berikan pernyataan bahwa dari banyaknya pengacara kenapa Hotman Paris yang dimintai jasanya untuk HRS.

"Ini salah satu dari ratusan dm ke hotman!! Kenapa minta Hotman?,” tulis Hotman Paris.

 Baca Juga: Super Junior Comeback Januari 2021, SJ Label Bocorkan Jadwal Kegiatannya

“Banyak pengacara top yg lebih hebat dari hotman! Gimana saran para fanss??," ujarnya.

Seperti diketahui, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan penyidik menahan Habib Rizieq karena memiliki pertimbangan objektif dan subjektif terkait penahanan Habib Rizieq.

Habib Rizieq Shihab akhirnya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya setelah diberikan ulmtimatum atas mangkirnya kedua panggilan terhadap HRS.

 Baca Juga: Santri Dipulangkan Jelang Libur Akhir Semester, Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya Meningkat

“Habib Rizieq akan kita tangkap! Kepada para tersangka, penyidik akan melakukan penangkapan. Kami ulangi, kami akan melakukan penangkapan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

HRS dianggap telah melanggar dan dikenai pasal berlapis, diantaranya pasal 160 dan pasal 216 KUHP.

 

***

Editor: Tita Salsabila

Tags

Terkini

Terpopuler