Jokowi Imbau Organisasi Keagamaan Ramah dan Terbuka terhadap Seni dan Budaya

- 7 April 2021, 19:25 WIB
Presiden Jokowi memberikan imbauan agar organisasi keagamaan junjung ideologi Pancasila dan UUD 1945 serta ramah pada seni dan budaya.* /Instagram.com/@jokowi

PR TASIKMALAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan imbauan kepada seluruh organisasi keagamaan agar dapat menjunjung ideologi Pancasila dan UUD 1945.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional IX Lembaga Dakwah Islam (LDII) Tahun 2021 dari Istana Negara Rabu, 7 April 2021.

“Pertama organisasi keagamaan harus punya komitmen kebangsaan yang kuat, mengedepankan penerimaan prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi,” ujarnya seperti yang dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari ANTARA pada Rabu, 7 April 2021.

Baca Juga: Link Live Streaming Mata Najwa Trans7 Rabu, 7 April 2021: Teror untuk Siapa?

Jokowi juga mengimbau agar organisasi keagamaan dapat menjunjung tinggi ideologi Pancasila, UUD 1945, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.

Jokowi menegaskan, hendaknya setiap organisasi keagamaan wajib menjunjung tinggi sikap toleransi terhadap sesama.

Jokowi menjelaskan, organisasi keagamaan wajib menghormati berbagai perbedaan serta dapat menyediakan ruang bagi orang lain untuk berkeyakinan, guna mengekspresikan keyakinan serta mengutarakan pendapat.

Baca Juga: OJK Tetapkan Jawa Tengah Provinsi Terbaik Penggerak Akses Keuangan, Ganjar Pranowo Dapat 3 Piala

“Organisasi keagamaan harus memiliki prinsip. Ini penting, prinsip antikekerasan, menolak tindakan yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik kekerasan fisik maupun verbal,” tutur Jokowi.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X