Guru SMA Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, Tetangga Ramai Beri Dukungan Saat Proses Penjemputan

14 September 2020, 16:00 WIB
Ilustrasi virus Corona*/Pixabay.com /

PR TASIKMALAYA - DN (50) tahun, salah seorang guru dari salah satu SMA Negeri di Tasikmalaya merupakan suspect positif Covid-19 yang terkonfirmasi dengan hasil swab test massal dan tergolong pada klasifikasi OTG (Orang Tanpa Gejala) beberapa hari yang lalu.

Sejak penjemputan pada Kamis, 10 September 2020 hingga pagi ini ia menyatakan bahwa masih melakukan isolasi di RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya.

Proses penjemputan pasien yang dilakukan Kamis sore tersebut berhasil diabadikan melalui sebuah video yang beredar di sosial media instagram dan twitter.

Baca Juga: Bantuan Kuota Tidak Maksimal, Banyak Siswa Masih Kesulitan Saat Pembelajaran Jarak Jauh

Video tersebut berhasil menangkap momen proses penjemputan yang disaksikan para tetangga di sekitar daerah perumahannya yang berteriak dan memberikan semangat kepada DN.

Melalui hasil wawancara pagi ini, DN menyatakan bahwa kondisinya masih baik-baik saja dan ia tetap mengikuti prosedur serta mekanisme perawatan isolasi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

“Saya diperiksa 3 kali sehari dari mulai ronsen, tensi darah, suhu dan kadar oksigen. Ada dikasih obat dan vitamin, dikasih juga makan 3 kali sehari. Porsinya pas lah buat perempuan”, kata DN ketika diwawancara via telepon.

Baca Juga: Kasihan dengan Pelaku yang Mencoba Menusuknya, Syekh Ali Jaber: Saya Merasa Sedih

Ia menyatakan bahwa perawatan yang dilakukan rumah sakit terhadapnya sangat baik karena ia mengaku diberikan segala fasilitas perawatan yang nyaman.

Namun ia sedikit menyayangkan karena tidak adanya fasiltas air hangat dari ruang isolasinya.

“Alhamdulillah kita gak harus mikir makan gimana, yang istimewa rekan kerja dan temen-temen saya mendukung banget. Mereka mengirim makanan dan buah-buahan untuk saya bahkan untuk ke rumah,” ujarnya.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Tak Khawatirkan Soal PSBB, Nilai Rupiah Kini Menguat terhadap Dollar AS

Ia mengaku sangat bersyukur dengan apa yang terjadi dan tetap akan kooperatif serta mematuhi prosedur yang dianjurkan.

Ia juga menyatakan akan sabar menunggu hasil test swab berkala yang dilakukan oleh pihak rumah sakit untuk memantau kondisinya dan melakukan prosedur selanjutnya.

“Alhamdulillah Allah memberikan teguran yang indah buat ibu dan segalanya dimudahkan,” tutupnya.***

Editor: Rahmi Nurlatifah

Tags

Terkini

Terpopuler