Gempa Tektonik M 3,5 Terasa di Beberapa Wilayah Tasikmalaya Pagi ini, BMKG: Kedalaman Hanya 2 Km

19 Maret 2021, 08:37 WIB
Ilustrasi gempa bumi. /pixabay.com/Tumisu

PR TASIKMALAYA -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) baru saja membagikan informasi soal deteksi gempa di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Maret 2021.

Berdasakran informasi yang dibagikan di akun Twitter resmi BMKG diketahui bahwa gempa ini terjadi pada pagi hari, Jumat, 19 Maret 2021 pukul 07:06:50 WIB dengan letak titik koordinat pusat gempa 7.64 LS, 107.96 BT.

Berdasarkan titik koordinat pusat gempa tersebut, BMKG menyebutkan lokasi tersebut diketahui berada di darat 35 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Manchester United Lolos ke-8 Besar Liga Europa Usai Menaklukan AC Milan

Adapun kedalaman pusat gempa ini sangat dangkal yakni hanya 2 KM.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyebut bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal wilayah setempat,” tulis akun BMKG di media sosial Twitter sebagaimana dikutip PikrianRakyat-Tasikmalaya.com, Jumat, 19 Maret 2021.

Baca Juga: Soal Badminton Indonesia Alami Ketidakadilan, Teddy Gusnaidi: Lepas Semua Fasilitas dari Panitia All England

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di beberapa wilayah di Kabupaten Tasikmalaya meliputi wilayah  Sancang, Karangnunggal, Cipatujah, dan Salopa dengan Skala Intensitas II MMI.

Meski terjadi dengan kedalaman yang dangkal, BKMG menyebut gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga: SBY: Malam itu Cikeas Bagai Kota Mati, Sejumlah 'Sahabat' Melukaiku

Adapun, berdasarkan keterangan masyarakat, diketahui bahwa getaran dirasakan dan terasa dari benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga pukul 07:32 WIB, BKMG mengungkapkan bahwa hasil monitoring belum menunjukkan adanya potensi dan aktivitas gempa bumi susulan.

Hingga saat berita ini dibuat, BKMG menyebtu belum mendapat laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Baca Juga: Geram dengan Sikap BWF dan All England, Ridwan Kamil: Jempol ini Sudah Ikut Protes  

Namun meskipundemikian, BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada namun tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

***

Editor: Tita Salsabila

Tags

Terkini

Terpopuler