Soal Uji Kelayakan Vaksin Covid-19 untuk Penggunaan Global, Tiongkok Lakukan Pembicaraan dengan WHO

- 6 Oktober 2020, 21:39 WIB
Ilustrasi vaksin.
Ilustrasi vaksin. //PIXABAY//PhotoLisM

PR TASIKMALAYA – Tiongkok sedang melakukan pembicaraan terkait Vaksin yang dibuat secara lokal dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Pembicaraan itu mengenai uji kelayakan vaksin agar dapat dibuat untuk persediaan masyarakat Internasional.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pejabat WHO pada Selasa 6 Oktober 2020.

Baca Juga: Pemerintah: Petani yang Tidak Memiliki Kartu, Jangan Berharap Diberi Pupuk Bersubsidi

Meskipun uji klinisnya belum selesai, tetapi vaksin tersebut telah diberikan pada ratusan ribu pekerja esensial dan kelompok lain yang dianggap beresiko tinggi di Tiongkok.

Karena uji klinisnya belum selesai, hal ini meningkatkan kekhawatiran keamanan para ahli.

Tiongkok telah mengadakan diskusi dengan WHO untuk memasukan vaksinnya pada daftar penggunaan darurat.

Baca Juga: Kecewa dengan DPR Soal RUU Cilaka, MUI: Lebih Bela Pemilik Capital Dibanding Kepentingan Rakyat

Hal itu disampaikan oleh Socorro Escalate selaku Koordinator obat-obatan esensial dan teknologi kesehatan di kawasan Pasifik Barat pada konferensi pers secara online.

Prosedur pencatatan penggunaan darurat WHO memungkinkan vaksin dan perawatan yang belum memiliki lisensi.

Hal itu dinilai untuk mempercepat ketersediaan pada keadaan darurat kesehatan masyarakat.

Selain itu, untuk membantu negara anggota WHO dan PBB untuk menentukan penerimaan vaksin.

Baca Juga: Gunakan Lantunan Hadist sebagai Lagu Peluncuran Produk Lingerie, Rihanna Dikecam Habis Netizen

“Penggunaan daftar darurat secara potensi, kualitas dan keamanan serta kemanjuran dapat dibuktikan, dan kemudian dapat disediakan untuk pemegang lisensi kami,” ujar Escalate.

Tiongkok setidaknya memiliki empat vaksin dalam tahap akhir uji klinis.

Dua vaksin dikembangkan oleh China National Biotec Grup (CNBG) yang didukung negara.

Baca Juga: Perseteruan AS dan Tiongkok Memanas, Taiwan Tingkatkan Tindakan Militer

Selain itu, dua vaksin lagi, masing-masing dari Sinovac Biotech SVA.O dan ChanSino Biologics 6185.HK688185.SS.***

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: REUTERS


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x