Tak Bisa Sambut Perayaan Tahun Baru Imlek 2020, 13 Kota di Tiongkok Dikarantina

- 25 Januari 2020, 08:21 WIB
staf medis berjalan di depan rumah sakit jinyintan, tempat dimana pasien yang terkena virus corona di rawat di Tiongkok, 10 Januari 2020.*

Meski sudah banyak daerah yang melaporkan kasus virus corona ini, namun WHO tetap belum memberikan pernyataan situasi darurat kesehatan global karena perlu adanya penelitian lebih lanjut.

Kasus pertama dilaporkan di Nepal, pria berusia 32 tahun dikabarkan terjangkut virus corona usai tiba dari Wuhan dan segera dirawat di sebuah rumah sakit di Kathmandu.

Baca Juga: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Ingatkan Waspada Penyakit Pneumonia Coronavirus Wuhan

Lalu, kasus kedua menimpa seorang wanita di Chicago, Amerika Serikat, namun setelah dilarikan ke rumah sakit, seoran pejabat kesehataan menyebut bahwa kondisi sang wanita dalam kondisi stabil dan baik.

Sampai saat ini, rumah sakit di Kota Wuhan kekurangan ruangan atau tempat tidur untuk membludaknya pasien yang terjangkit virus corona.

Banyak pasien dilaporkan khawatir ketika akan diperiksa oleh beberapa perawat atau staf yang mengenakan pakaian pelindung seluruh tubuh.

Baca Juga: Kunjungi Keraton Agung Sejagat, Ganjar Pranowo: Gimana Kalo Jadiin Kerajaan Saja?

Beberapa orang bahkan diharuskan berhenti dan diperiksa oleh seorang petugas medis yang menggunakan bodysuit, masker wajah, dan kacamata sambil membawa termometer, lalu mereka diharuskan menemui dokter.

Tahun Baru Imlek 2020 menjadi hal yang mengerikan bagi masyarakat Wuhan di Tiongkok.

Mereka tidak bisa keluar karena pemerintah setempat menghentikan semua layanan transportasi umum dan penerbangan keluar, serta menyuruh penduduk untuk tetap tinggal di dalam rumah.***

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: AFP

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X