Sempat Ditolak Palestina, Israel Kembali Tawarkan Kelebihan Stok Vaksin Pfizer ke Negara Lain

- 4 Juli 2021, 21:50 WIB
ILUSTRASI - Israel kembali menawarkan kelebihan stok vaksin Pfizer ke negara lain yang akan kadaluarsa per tanggal 31 Juli.*
ILUSTRASI - Israel kembali menawarkan kelebihan stok vaksin Pfizer ke negara lain yang akan kadaluarsa per tanggal 31 Juli.* /DADO RUVIC/REUTERS

Hezi Levi, mantan menteri kesehatan Israel yang masih menjabat hingga menemukan penggantinya itu, menjelaskan bahwa negaranya bersedia melakukan barter.

Baca Juga: Unggah Video Mesra Lesti Kejora dengan Rizki DA Jaman Dulu, Rizky Billar Ngamuk ke Haters: Munafik Anda!

Berdasarkan hasil wawancara Hezi Levi dengan Radio 103 FM, minggu lalu Israel dan Inggris sudah berdiskusi.

Akan tetapi, belum ada kesepakatan yang terjalin di antara kedua negara tersebut.

Dan Hezi Levi menyebut diskusi Israel dengan Inggris soal kelebihan stok vaksin Pfizer sebagai ‘hal di masa lalu’.

Baca Juga: Link Streaming Drakor The Devil Judge Episode 2: Kang Yo Han Hadapi JU Chemicals

Mengindikasikan diskusi kedua negara tersebut tidak berjalan baik.

Berdasarkan laporan surat kabar Israel yaitu aaretz, kelebihan dosis vaksin Pfizer yang saat ini sedang sibuk dinegosiasikan oleh Israel bernilai 1 juta Dollar (sekitar Rp14,4 miliar).

“Kami sedang bernegosiasi dengan negara lain. Siang malam,” jelas Hezi Levi kepada Radio 103 FM.

Baca Juga: Tempat Ibadah Ditutup Sementara Karena PPKM Darurat, Teddy Gusnaidi: Para 'Penyembah Rumah Ibadah' Lagi Galau

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: REUTERS


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah