Gagal Terapkan Aturan Jaga Jarak, Kasus Covid-19 Harian Korea Selatan Capai Ribuan

- 26 Desember 2020, 16:53 WIB
Ilustrasi Korea Selatan
Ilustrasi Korea Selatan //pixabay.com/CreativeNerdTim/

PR TASIKMALAYA – Korea Selatan kembali menambahkan lebih dari 1.100 kasus baru virus Covid-19 setiap harinya.

Meskipun sudah menerapkan aturan jaga jarak yang ketat, namun ternyata tidak mudah untuk menurunkan kurva infeksi virus tersebut.

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari The Korea Herald, dalam 24 jam terakhir, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan lebih dari 1.132 kasus baru Covid-19.

Baca Juga: Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, AM Hendropriyono: Anak Muda dengan Profil Istimewa

Kasus tersebut sudah termasuk 1.104 infeksi lokal, yang menjadikan total beban kasus Covid-19 menjadi 55.902. Korban tewas meningkat 20 menjadi 793, dengan tingkat kematian 1,42 persen.

Beban kasus Covid-19 harian Korea pertama kali menembus angka 1.000 pada 13 Desember 2020 lalu dan telah berkisar antara 800 dan 1.000.

Dari 1.104 kasus yang ditularkan secara lokal, 457 dilaporkan di Seoul. Kemudian, Provinsi Gyeonggi dan sekitarnya menambahkan 250 kasus, sedangkan Incheon melaporkan 55 kasus baru.

Baca Juga: Lakukan Modus Nonton Kartun di Youtube, Suami Guru PAUD Cabuli Tiga Orang Anak

Busan yang menjadi kota terpadat kedua di negara tersebut juga melaporkan 26 kasus baru. Selain itu, Provinsi Chungcheong Selatan tengah menambahkan 61 kasus, diikuti oleh Provinsi Chungcheong Utara dengan 38 kasus dan Provinsi Jeolla Utara dengan 37 kasus.

Secara nasional, negara tersebut juga memiliki 299 pasien Covid-19 dengan kondisi sakit parah atau kritis, yang turun dari hari sebelumnya yakni 311 pasien.

Kemudian untuk jumlah total orang yang dibebaskan dari karantina setelah pulih total kini mencapai 38.532 orang. Terjadi kenaikan sebanyak 484 dari hari sebelumnya.

Baca Juga: Pasokan Vaksin Diborong Negara Makmur, Paus Fransiskus: Dahulukan yang Rentan dan Membutuhkan

KDCA juga melaporkan bahwa terdapat 28 kasus infeksi baru dari luar negeri, sehingga total menjadi 5.273 kasus.

Sementara itu, Korea Selatan telah berjuang dan berusaha dengan keras untuk menahan gelombang infeksi virus tersebut, salah satunya dengan membuat aturan jarak sosial yang lebih ketat seperti melarang pertemuan lebih dari lima orang dan menutup tempat-tempat populer selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah juga telah memperingatkan seluruh warga untuk mematuhi aturan jaga jarak tersebut, dan jika tidak akan diberi denda hingga 3 juta won bagi para pelanggar.

Baca Juga: Orang yang Telah Terinfeksi Covid-19 Direkomendasikan untuk Menerima Vaksin, ini Alasannya

Pemerintah Korea Selatan berusaha untuk mempertahankan jarak sosial di level tertinggi kedua dari level 2.5 dalam sistem lima tingkat di wilayah Seoul.

Mereka berusaha untuk tidak menaikkan ke level lebih tinggi lagi karena mengingat potensi yang akan berdampak pada ekonomi.

Namun, melihat kondisi penyebaran virus yang terus melonjak, otoritas kesehatan mulai berencana untuk memutuskan di hari Minggu besok mengenai perlu tidaknya untuk menaikkan pedoman jaga jarak ke level 3.***

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Korea Herald


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x