Apakah Boleh Menggabungkan Niat Puasa Senin dan Kamis dengan Puasa Dzulhijjah? Disertai dengan Niatnya

- 6 Juli 2022, 11:06 WIB
Tersedia informasi perihal menggabungkan niat puasa Senin dan Kamis dengan Puasa Dzulhijjah.
Tersedia informasi perihal menggabungkan niat puasa Senin dan Kamis dengan Puasa Dzulhijjah. /Pixabay/syaifulptak57

PR TASIKMALAYA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, terdapat anjuran ibadah yaitu untuk melakukan puasa selama 9 hari.

Ibadah puasa Dzulhijjah 9 hari ini sangat dianjurkan dikerjakan dari tanggal 1 Dzulhijjah sampai dengan tanggal 9 Zulhijah.

Hal ini juga lantas membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah kita boleh menggabungkan niat puasa Senin dan Kamis bersama puasa Dzulhijjah.

Terkait menggabungkan niat puasa ini, ulama pun memberikan tanggapan, sebelumnya tersedia juga niat puasa pada artikel ini.

Baca Juga: Tes IQ: Apakah Pria ini Ada di Dalam Rumah atau Luar Rumah? Hanya Orang Pintar yang dapat Menjawabnya

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Instagram @bimasislam, para ulama mengungkapkan bahwa menggabungkan puasa Senin dan Kamis dengan puasa Dzulhijjah hukumnya adalah boleh.

Jadi apabila puasa Dzulhijjah yang kita lakukan bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, kamu boleh untuk menggabungkan kedua niatnya.

Hal ini pun mengacu pada kita I'anatut Thalibin yang memberikan penjelasan sebagai berikut:

Ketahuilah terkadang puasa memiliki 2 sebab, seperti terjadinya hari Arafah atau hari Asyura yang bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, atau hari Senin dan Kamis bertepatan dengan 6 hari puasa Syawal.

Baca Juga: Mahfud MD Minta ACT Segera Diproses Hukum Jika Benar Terbukti Selewengkan Dana

Maka sangat dianjurkan berpuasa di hari tersebut untuk menjaga dua sebab itu.

Karena itulah hal ini digunakan sebagai alasan kenapa niat puasa Dzulhijjah dengan Senin dan Kamis bisa digabungkan.

Hal ini seperti ketika kamu akan bersedekah, bersedekah pada kerabat mengandung 2 nilai, yaitu nilai sedekah dan bernilai juga untuk menyambung silaturahmi.

Berikut ini adalah niat menggabungkan puasa Kamis dengan bulan Dzulhijjah:

Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Mendesak Dugaan Penyelewengan Dana oleh ACT Diusut hingga Tuntas

نويت صوم يوم الخميس وشهر ذى الحجة سنة لله تعالى

Latinnya:

Nawaitu shauma yaumil istnaini (aw yaumul khamis) wa syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’ālā.

Artinya

Saya niat puasa pada hari Kamis (hari Senin jika kebetulan hari Kamis) dan puasa Dzulhijjah, sunnah karena Allah.***

Editor: Aghnia Nurfitriani

Sumber: Instagram @bimasislam


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah