Nyatakan Siap Diperiksa Pihak Berwenang, Najwa Shihab: Tayangan Kursi Kosong Lazim di Negara Lain

- 6 Oktober 2020, 22:05 WIB
Najwa Shihab.
Najwa Shihab. /Instagram.com/@najwashihab

“Tayangan kursi kosong diniatkan mengundang pejabat publik menjelaskan kebijakan-kebijakan terkait penanganan pandemi,” tulis Najwa

“Penjelasan itu tidak harus di Mata Najwa, bisa di mana pun. Namun, kemunculan Menteri Kesehatan memang minim dari pers sejak pandemi kian meningkat,” sambungnya.

Banyaknya masyarakat atau pihak yang mempertanyakan kehadiran Menteri Kesehatan terkait penanganan pandemi menjadi faktor adanya tayangan tersebut.

Menurut Najwa media sebagai pihak yang harus mengawasi dan menyediakan ruang untuk mengkritisi kebijakan publik.

Baca Juga: Buntut Panjang 'Kursi Kosong' Terawan, Relawan Jokowi Bersatu Laporkan Najwa Shihab Ke Pihak Polisi

“Pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan juga berasal dari publik, baik para ahli atau lembaga yang sejak awal concern dengan penanganan pandemi maupun warga biasa,” tulisnya

“Itu semua adalah usaha memerankan fungsi media sesuai UU Pers, yaitu mengembangkan pendapat umum dan melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan umum,” sambungnya.

Menurut Najwa, tayangan kursi kosong merupakan hal yang biasa dilakukan di negara yang memiliki sejarah kebebasan pers cukup panjang.

Namun, tayangan kursi kosong belum pernah dilakukan di Indonesia.

Baca Juga: Mulai Masuki Musim Penghujan, BMKG Imbau Warga Jambi untuk Waspada

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: Instagram


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah