Banyuwangi Dapat Apresiasi Inovasi Kesehatan dari Harvard, Bupati Ipuk: Berkat Gotong-Royong Masyarakat

- 13 Mei 2023, 16:25 WIB
Kabupaten Banyuwangi mendapat apresiasi dari Harvard.
Kabupaten Banyuwangi mendapat apresiasi dari Harvard. /ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi

PR TASIKMALAYA - Kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah membuahkan hasil yang besar selama lebih dari 10 tahun ini.

Kemajuan di bidang tata kota, ekonomi kreatif dan gotong-royong dalam semua bidang selama ini, telah membuahkan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Banyuwangi.

Selain penghargaan-penghargaan yang diperoleh dari Pemerintah Republik Indonesia, Banyuwangi juga telah banyak mendapatkan apresiasi di Luar negeri, salah satunya apresiasi dari Universitas Harvard terkait inovasi kesehatan yang dikelola sangat baik oleh Pemkab Banyuwangi.

Pada hari Kamis, 11 Mei 2023 lalu, Bupati Ipuk menghadiri undangan Harvard Medical School, Boston, Amerika Serikat terkait sejumlah kebijakan publik di bidang kesehatan.

Baca Juga: Ipuk Fiestiandani Optimis Program UMKM Naik Kelas Bisa Pulihkan Ekonomi Banyuwangi: Harus Gerak Cepat

Bupati Ipuk mendapatkan apresiasi saat memaparkan bagaimana kota tersebut mengelola kebijakan kesehatan dan memajukan fasilitas-fasilitas kesehatan.

Saat pandemi Covid-19 lalu, kota tersebut telah mendapatkan beberapa penghargaan terkait penanganan pandemi yang sangat baik.

Fokus dari Pemkab saat ini adalah menangani stunting yang cukup tinggi di Banyuwangi.

"Tantangan ini mengharuskan kami untuk berinovasi. Bagaimana mengatasi permasalahan tersebut dengan segala keterbatasan fasilitas dan anggaran," ujar Ipuk seperti yang dilansir PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari ANTARA.

Baca Juga: Banyuwangi Festival Jadi Upaya Kembangkan Kota dan Sejahterakan Masyarakat

Bupati Ipuk sangat optimis jika semua pihak dan seluruh elemen masyarakat Banyuwangi terus bergotong-royong dalam mengatasi berbagai persoalan mengenai stunting.

Dengan memaksimalkan bantuan berupa nutrisi bergizi bagi ibu hamil yang berisiko maupun kepada balita stunting, Bupati Ipuk optimis, masalah stunting akan dapat diatasi dengan baik.

Laskar Sakina juga memberikan bantuan makanan bergizi untuk ibu hamil dengan membawakan sayuran, lauk pauk dan juga buah-buahan.

"Manfaatnya dobel. Tidak hanya untuk ibu hamil dan balita stunting, tapi juga menopang perekonomian ibu-ibu Laskar Sakina. Karena dagangan mereka semakin laku,' imbuh Ipuk.

Baca Juga: Bupati Banyuwangi Sampaikan Langkah Konkret dalam Gerakan Banyuwangi Reborn: Contohnya Akselerasi Vaksinasi

Karena gagasan gotong-royong yang berdampak positif bagi public health inilah Banyuwangi diberikan apresiasi oleh Harvard Medical School.

Di antara yang memberikan apresiasi adalah Professor Byron Joseph Good, guru besar antropologi medis di program Department of Global Health and Social Medicine Harvard University.

"Ini sangat menarik. Banyuwangi dapat menggerakkan warga untuk ikut berpartisipasi dalam permasalahan publik. Sehingga, Dampaknya bisa sangat dirasakan," ujar Professor Byron Joseph Good.

Mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi pidato dari Bupati Ipuk yang memaparkan tentang visi misi dalam pemberantasan stunting di Banyuwangi.***

Editor: Thytha Surya Swastika

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x