Update Kondisi Terbaru di Gaza: Kehabisan Bahan Bakar, Layanan Komunikasi dan Internet Berhenti

17 November 2023, 13:32 WIB
Ilustrasi - Bendera Palestina dan Hamas (kanan) berkibar diatas reruntuhan sebuah rumah, menurut saksi hancur dalam serangan Israel selama tujuh minggu, di wilayah timur Kota Gaza, Rabu (3/9). /ANTARA/REUTERS/Suhaib Salem) (Istimewa)/

PR TASIKMALAYA - Kondisi masyarakat di Jalur Gaza kembali memprihatikan. Update terbaru kondisi di Jalur Gaza pada Kamis waktu setempat menyatakan jika layanan komunikasi kembali terputus.

Hal tersebut disampaikan oleh Grup Telekomunikasi Palestina. Pihaknya tiba-tiba mengumumkan jika pemutusan layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza dilakukan lantaran kehabisan bahan bakar.

Pihak Grup Telekomunikasi Palestina terpaksa melakukan hal tersebut lantaran sumber daya untuk mempertahankan jaringan habis dan bahan bakar untuk pemasok layanan komunikasi dilarang masuk.

"Kami umumkan bahwa layanan telekomunikasi di Jalur Gaza tidak lagi berfungsi karena seluruh sumber daya untuk mempertahankan jaringan telah habis dan bahan bakar dilarang masuk," ujarnya dilansir dari ANTARA.

Sementara itu, Ooredoo Palestina, perusahaan telekomunikasi lainnya dalam pernyataan terpisah juga menyatakan hal yang sama. Mereka terpaksa memutus layanannya lantaran kehabisan bahan bakar.

Baca Juga: Update Konflik Israel-Palestina: Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza mulai Diserang

Pemberitahuan Pemutusan Layanan Telekomunikasi

Sementara itu, masih melansir sumber yang sama, Perusahaan Telekomunikasi Palestina pada hari Rabu waktu setempat telah memperingatkan pemutusan layanan komunikasi dan internet dalam beberapa jam.

Pemutusan tersebut seiring dengan menipisnya bahan bakar di daerah kantong pesisir yang terkepung. Paltel, selaku penyedia layanan terbesar di Gaza mengatakan jika fasilitas yang menggerakan jaringan menggunakan energi cadangan.

Artinya, layanan komunikasi dan internet dapat berhenti kapan saja dalam beberapa jam kemudian. Secara resmi, per hari Kamis waktu setempat layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza terhenti.

Di awal bulan November 2023, Menteri Komunikasi dan Informasi Teknologi Palestina, Yotzhal Sidr meminta kepada Mesir agar mengaktifkan layanan jelajah dan dapat mengoperasikan stasiun telekomunikasi dekat perbatasan Gaza.

Operasi militer Israel dilancarkan besar-besaran di Gaza usai serangan 7 Oktober 2023 oleh Hamas. Kelompok Hamas melakukan serangan yang belum pernah terjadi pada Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.

Baca Juga: Tempuh Jalur Diplomasi, Mewakili Indonesia Presiden Jokowi Temui Joe Biden Terkait Konflik di Jalur Gaza

Serangan tersebut menewaskan 1.200 warga Israel dan kemudian Israel memblokade menyeluruh di Gaza termasuk memutus pasokan listrik, air dan bahan bakar hingga krisis kemanusiaan semakin meluas.***

Editor: Thytha Surya Swastika

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler