Jalani Pemeriksaan soal Konten Obat Covid-19, Musisi Anji Dicecar 45 Pertanyaan

11 Agustus 2020, 07:04 WIB
Anji jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, senin 10 Agustus 2020. /PMJNews/

PR TASIKMALAYA - Musisi sekaligus Youtuber, Erdian Aji Prihartanto telah diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Dikutip dari PMJ News, pelantun 'Bidadari Tak Bersayap' itu tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan baru keluar pukul 19.50 WIB.

“Saya baru pertama kali dilaporkan seperti ini dan baru pertama kali menjalani pemeriksaan seperti ini. Tadi mulai jam 10 pagi dan sempat istirahat siang,” ungkap Anji.

Baca Juga: Atasi Pencemaran, Warga Mauritius Sumbangkan Rambut untuk Menyerap Minyak di Laut

Anji diperiksa soal konten wawancaranya bersama Hadi Pranoto, yang mengklaim telah membuat obat herbal untuk mengatasi virus corona Covid-19.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Mayagustina Andarini buka suara.

“Iya, kita imbau jangan mudah percaya. Supaya tidak bingung dengan klaim, yang penting adalah harus melihat produknya lengkap atau tidak.

Baca Juga: Uji Coba Keefektifan Masker, Ilmuwan Peringatkan Jenis Masker yang Kurang Berfungsi Cegah Covid-19

"Kalau melihat video HP dengan Mas Anji, itu kan dia bilang produknya sudah ada izin BPOM. Saya tunggu nyebut nama atau tidak, ternyata sampai akhir tidak menyebut (merk produk),” terang Maya.

Maya meminta masyarakat lebih jeli atas informasi soal obat Covid-19 yang telah beredar, karena hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan virus corona.

“Tapi yang diperlihatkan adalah botol polos dengan cairan warna coklat. Kalau bapak/ibu mau nggak saya kasih botol dengan cairan coklat terus disuruh minum? Pasti mikir kan ini apa,” sambung Maya.

Baca Juga: Cari Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, KPK Nyatakan Siap Bantu Gelar Perkara Kasus

BPOM juga belum memberikan persetujuan soal izin edar obat herbal tanpa merk. Sebab, pelaku bisa mendapatkan sanksi berupa 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp 1,5 miliar.****

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

Terpopuler