Disebut Benci Jokowi, Sudjiwo Tedjo: Lama-lama Terkesan Bahwa Pak Jokowi Anti Kritik

15 Januari 2021, 18:51 WIB
Budayawan Sudjiwo Tedjo. /Instagram.com/@president_jancukers

PR TASIKMALAYA – Budayawan Sudjiwo Tedjo mengatakan bahwa dirinya tidak membenci Presiden Joko Widodo, meski dirinya kerapkali mengkritiknya.

Ungkapan tersebut diungkapkan Sujiwo Tejo melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @sudjiwotedjo.

“Lagian aku tuh gak benci Pak Jokowi. Jangan dipaksa framing bahwa kritik sama dengan benci.

Baca Juga: Mbak You Ramal Jokowi Bakal Lengser, Husin: Jangan-jangan Dukun Bayaran Oposisi

"Aku dan Pak Jokowi saling hadir waktu kami mantu, dll. Heuheuheu,” tulis Sujiwo Tejo yang dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com pada Jumat, 15 Januari 2021.

Ungkapan tersebut Sudjiwo Tedjo katakan, ketika akun @Mr_Combro_Bro menulis bahwa Sudjiwo Tedjo, merupakan provokator dan jejaknya terlihat di ILC dan TL.

“Ngakunya budayawan, tapi provokator. Terlihat jejaknya TL dan ILC. Mungkin cari makannya seperti itu kali. Tidak nyinyir tidak makan,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Minta Megawati Tindak Ribka Tjiptaning, Muannas: Kalau Tidak, Biar Kita Proses Hukum

Lebih lanjut, Sudjiwo Tedjo juga mengatakan bahwa mengkritik dan membenci itu beda jauh.

“Ya siapa tahu buzzer itu justru pihak ketiga yang ingin jatuhkan Pak @jokowi? Kalau setiap pengkritik Pak Jokowi dipaksa framing sebagai pembenci beliau (padahal ngritik dan benci itu beda jauh), lama-lama terkesan bahwa Pak Jokowi anti kritik, lalu nggak simpati,” pungkas Sujiwo Tejo.

Beragam komentar pun muncul dari warganet, dalam menanggapi cuitan Sudjiwo Tedjo tersebut.

Baca Juga: Panggil Kemensos dan BNPB, Fadli Zon: Turut Berduka atas Gempa Mamuju-Majene

“Mbah jujur saya tinggal di Indonesia Timur. Kebanyakan suka Pak Jokowi, tapi hilang respect karena buzzer,” tulis akun @JohnSn029268573.

“Setuju, bukan mau menjatuhkan, tapi mau memeras. Mereka pengendali isu. Kadang tanpa sadar, kita sadar isu itu mereka buat sendiri. Mereka ajukan proposal, mereka juga padamkan,” tulis akun @SiliwangiBadega.

“Bisa jadi, karena pembelaan atau pemujaan yang berlebihan, akan menciptakan sisi negatif,” tulis akun @h_jcoffee.***

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Twitter @sudjiwotedjo

Tags

Terkini

Terpopuler