Minta Anies Baswedan untuk Dijaga, Mahfud MD: Tolong Dijaga agar Dapat Tiket Pilpres 2024

6 Juni 2023, 14:23 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. /Antara/Tri Meilani Ameliya/

PR TASIKMALAYA - Bakal Calon Presiden 2024 yang diusung Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Anies Baswedan kini sedang fokus menentukan sosok calon Wakil Presiden yang bakal mendampingi Anies.

Sosok yang bakal mendampingi Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk kesatuan masih menarik untuk diikuti.

Kabar terbaru menyebutkan kini sosok Menko Polhukam Mahfud MD disebut-sebut menjadi salah satu yang disebutkan dan pernah ditawari oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu untuk mendampingi Anies Baswedan menjadi bacawapres.

Ahmad Syaikhu pernah menawarkan kepada Mahfud MD untuk menjadi bacawapres Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang. Namun, Mahfud MD mengatakan bahwa bukan dia sosok yang tepat untuk mendampingi Anies.

Baca Juga: Rayakan Momen Kelulusan dengan Penuh Makna, Intip 17 Ucapan Happy Graduation dalam Bahasa Inggris

Mahfud MD pun telah menjelaskan terkait hal ini kepada Denny Indrayana, agar Anies bisa mendapatkan tiket untuk mengikuti Pilpres 2024 tahun depan.

"Saya bilang, jangan saya, nanti malah pecah. Anies kalau nanti koalisinya enggak setuju, malah Anies-nya enggak dapat tiket kalau partainya satu keluar. Sama, pesan saya kepada Denny," ucapnya, Senin 5 Juni 2023.

Mahfud MD menegaskan bahwa dirinya hanya ingin mengawal Pemilu 2024 yang terselenggara sesuai dengan jadwal. Mahfud MD menginginkan pemilu tahun depan menjadi pesta demokrasi yang bermartabat dan berkeadilan.

"Nah, saya akan menjaga pemilu-nya. Saya bilang agar pemilu terselenggara. Itu saja," ujarnya.

Baca Juga: Tes IQ: Dapat Kenali 3 Perbedaan dalam Gambar? Si Cerdas Menemukan Ketiganya dengan Mudah

Mahfud MD Minta Kawal Anies

Mahfud MD meminta agar Anies untuk dijaga sehingga pemerintah tidak selalu dituduh menjegal sang mantan Gubernur DKI Jakarta untuk mencalonkan presiden.

"Tolong, Anies dijaga agar tetap mendapat tiket (pilpres 2024). Nanti yang dituduh, kalau ndak dapat tiket, Pemerintah; karena nuduhnya Pemerintah terus mengganjal Anies. Saya pesan ke Denny tolong dijaga," kata Mahfud MD, dikutip dari ANTARA.

Ia juga memastikan bahwa Pemerintah tidak akan ikut campur dalam urusan Koalisi KPP yang mengusung Anies Baswedan sebagai Capresnya.

Baca Juga: Jadwal Tayang Drama BITCH X RICH Episode 3: Kim Hye In Berhasil Masuk Sekolah Elit?

"Saya pesan ke Denny, tolong itu dijaga. Jangan dari internalnya nanti yang gagal. Kalau pemerintah enggak akan ikut-ikut," imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa pembukaan untuk pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2024 mendatang akan dibuka pada tanggal 19 Oktober hingga 25 November 2023 mendatang.***

Editor: Al Makruf Yoga Pratama

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler