3 Daerah dengan Petani Milenial Terbanyak di Banten, Lebak Jadi Juaranya

- 8 Januari 2024, 06:00 WIB
Petani di wilayah Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis tengah mengamati tanaman cabai.
Petani di wilayah Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis tengah mengamati tanaman cabai. /Pikiran Rakyat/Nurhandoko/

PR TASIKMALAYA – Pertanian yang merupakan sektor vital dalam perekonomian Indonesia, semakin menunjukkan perkembangan positif dengan adanya regenerasi petani milenial.

Data petani milenial di Provinsi Banten telah dirilis oleh BPS. Data ini tidak hanya sebagai indikator regenerasi pertanian, tetapi juga sebagai gambaran pemanfaatan teknologi digital di dunia pertanian.

Petani milenial adalah mereka yang berusia antara 19 hingga 39 tahun dan/atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital.

Teknologi digital mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian modern, internet/telepon pintar/teknologi informasi, penggunaan drone, dan/atau kecerdasan buatan.

Baca Juga: 7 Daerah dengan Populasi Ayam Kampung Terbanyak di Jawa Tengah, Blora Sampai 3,6 Juta Ekor

Fokusnya adalah pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan, sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Berdasarkan hasil Survei Tani (ST) 2023, Provinsi Banten memiliki total 580.396 petani. Dari jumlah tersebut, terdapat 110.446 petani milenial, yang mencakup baik yang menggunakan maupun tidak menggunakan teknologi digital. Angka ini setara dengan 19,03 persen dari total petani di provinsi tersebut.

Dalam konteks penggunaan teknologi digital, terdapat pemisahan antara kelompok usia petani milenial. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Petani milenial (19–39 tahun) yang menggunakan teknologi digital: 110.446 orang (19,03%).
  • Petani di atas 39 tahun yang menggunakan teknologi digital: 232.245 orang (40,01%).
  • Petani di bawah 19 tahun yang menggunakan teknologi digital: 28 orang (0,004%).

Baca Juga: Purwakarta Produksi 15 Juta Kg, Inilah 5 Kabupaten Penghasil Daging Domba Terbesar di Jawa Barat

Ketika fokus diberikan pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Banten, Kabupaten Lebak menjadi pusat perhatian dengan jumlah petani milenial terbanyak dalam rentang usia 19–39 tahun, mencapai 45.941 orang atau sekitar 41,60 persen dari total petani milenial di provinsi tersebut.

Disusul oleh Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang sebagai yang terbanyak kedua dan ketiga, masing-masing dengan jumlah 25.207 orang (22,82 persen) dan 18.198 orang (16,48 persen).

Berikut adalah data lengkap jumlah petani milenial umur 19-39 tahun di Provinsi Banten pada 2023, di mana tiga daerah menjadi yang terbanyak karena lebih dari 18 ribu orang:

  1. Kabupaten Lebak: 45.941 orang
  2. Kabupaten Pandeglang: 25.207 orang
  3. Kabupaten Serang: 18.198 orang
  4. Kabupaten Tangerang: 16.680 orang
  5. Kota Serang: 3.146 orang
  6. Kota Tangerang: 504 orang
  7. Kota Tangerang Selatan: 203 orang

Baca Juga: 4 Kabupaten dengan Panen Jambu Biji Terbesar di Jawa Tengah, Kebumen Bukan Juaranya

Dengan adanya regenerasi petani melalui kehadiran petani milenial, diharapkan sektor pertanian di Provinsi Banten dapat terus berkembang secara modern dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi digital di dalamnya menjadi kunci untuk mencapai produktivitas yang optimal dan mendukung visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045.***

Editor: Al Makruf Yoga Pratama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah