Minta Tiga Organisasi Besar Gabung Lagi POP, Mendikbud Nadiem Makarim: Kami Butuh Ilmu

- 6 Agustus 2020, 18:05 WIB
Mendikbud, Nadiem Makarim. /Dok. Kemendikbud

PR TASIKMALAYA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membahaas soal rencanana penundaan POP.

Program Organisasi Penggerak (POP) ini bakal ditunda hingga bulan Januari 2021, sampai tiga organisasi besar dapat bergabung kembali.

"Kami butuh ilmu dari Muhammadiyah, NU, dan PGRI untuk diimplementasikan sebagai program nasional," kata Nadiem dalam tayangan Mata Najwa dikutip dari RRI.

Baca Juga: Pemain Asing PSM Makassar Nyaris Jadi Korban Ledakan Beirut

Tak tanggung-tanggung, mantan CEO Gojek itu menggandeng KPK untuk melakukan pengecekan soal isu biaya dana dana korporasi pendidikan swasta.

"Untuk melakukan evaluasi sebelum program ini dilaksanakan untuk mengecek, apakah semuanya sudah mengikuti standar transparansi," ungkap Nadiem.

loading...

Nadiem menegaskan, organisasi pendidikan swasta tak menerima dana APBN, ia pun sudah merivisi tak memasukkan dana hibah dalam POP.

Baca Juga: Pengisi Suara 'Naruto' Toshihiko Seki Positif Covid-19

"Kalau tiga organisasi besar ini tidak gabung bisa-bisa target POP tidak tercapai. Makanya saya mohon dengan sangat agar kembali bergabung dengan POP Kemendikbud," tambahnya.

Sebelumnya, Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation diketahui menerima data hibah dari Kemendikbud senilai Rp 20 Miliar karena masuk dalam POP.***

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X