Tak Banyak, Starlink Hanya Investasi Rp30 Miliar di Indonesia

- 11 Juni 2024, 17:30 WIB
Ilustrasi penangkap sinyal internet Starlink.
Ilustrasi penangkap sinyal internet Starlink. /Starlink/

PR TASIKMALAYA - Kehadiran layanan jasa internet milik Elon Musk Starlink, membuat persaingan layanan tersebut semakin seru dan membuat provider lokal langsung banting harga.

Perihal Starlink di Indonesia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa layanan jasa internet itu menanamkan modal di Indonesia sebesar Rp30 miliar dengan karyawan berjumlah tiga orang.

Bahili menyebut data tersebut dari Single Submission (OSS) yang masuk saat Starlink mengurus perizinan Nomor Induk Berusaha (NIB).

"Starlink ini, menurut data OSS, Starlink itu investasinya 30 miliar rupiah ini. Ini menurut data OSS ya, tenaga kerjanya tiga orang yang terdaftar," ujar Bahlil pada 11 Juni 2024.

Baca Juga: Bertemu Raja Yordania, Prabowo Diskusi soal Krisis Kemanusiaan di Gaza

Sebagaimana dilansir dari ANTARA, dia menjelaskan bahwa pihaknya tidak melihat secara menyeluruh soal teknis investasi Starlink.

Ia mengatakan perizinan usaha itu diajukan melalui OSS serta tidak perlu bertemu secara langsung dengan menteri terkait.

Ia mengungkapkan bahwa Starlink tidak menyalahi aturan yang sudah ada di Indonesia. Maka dari itu, layanan jasa internet itu bisa mendapatkan izin usaha.

"Prinsipnya adalah selama tidak menyalahi aturan dan itu dibuka sesuai dengan aturan, maka kami akan melakukan proses. Tapi, kalau ditanya mengapa dan bagaimana, posisi kami jujur kami tidak pernah membahas hal ini secara teknis, jadi kami tidak tahu, tidak terlibat," katanya lagi.

Halaman:

Editor: Al Makruf Yoga Pratama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah