Dampak Banjir Terjang Jakarta Buat 159 Sekolah Diliburkan, Simulasi Ujian Nasional Harus Ditunda

- 26 Februari 2020, 08:20 WIB
SUASANA sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa 25 Februari 2020 pagi. Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir.* /ANTARA/

PIKIRAN RAKYAT - Jakarta kembali dilanda banjir. Hujan yang terjadi pada Senin 24 Februari 2020 seakan tak ingin menyisakan ruang bagi warga Jakarta untuk tetap berkativitas.

Setelah beberapa perkantoran negeri dan swasta diberikan keringanan absen hingga dispensasi waktu sampai banjir mereda, sejumlah sekolah di Jakarta pun dikabarkan harus diliburkan akibat terkena dampak banjir tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sekolah, ketinggian air yang menghalangi akses jalan masuk hingga merendam sekolah-sekolah mulai dari 20 hingga 120 centimeter.

Baca Juga: Ibu Kota Kembali Dikepung Banjir, dari Komentar Menteri Keuangan hingga 3.656 Jiwa Harus Mengungsi di 40 Titik Lokasi Pengungsian

Ketinggian ini menyebabkan lebih dari 150 sekolah di Provinsi DKI Jakarta mengambil kebijakan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat banjir yang menutupi akses menuju sekolah.

Banjir Jakarta kemarin, tidak hanya sekedar menutup akses jalan menuju sekolah, namun beberapa sekolah dikabarkan tergenang air hingga ketinggian perut orang dewasa.

loading...

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Kantor Berita Antara, terhitung sebanyak 159 sekolah ditingkat pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat meminta anak didiknya belajar dirumah.

Baca Juga: Kontur Tanah Miring usai Dilanda Hujan Deras, Jembatan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Tasikmalaya Terancam Putus

"Ini data sementara, jika ada informasi terbaru akan kami sampaikan," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sony Juhersoni saat dihubungi Antara pada Selasa 26 Februari 2020.

Sony menyebut, hingga Selasa kemarin, pendataan masih terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI untuk memastikan kegiatan belajar mengajar didaerah mana saja yang dihentikan.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X