Refly Harun Sampaikan Pendapat Soal Kasus HRS, Ferdinand Hutahaean: Seolah Hukum ini Rekayasa

- 12 Januari 2021, 16:30 WIB
Refly Harun. //YouTube Refly Harun

PR TASIKMALAYA – Refly Harun selaku Pakar Hukum Tata Negara menilai, ditetapkannya Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tersangka merupakan suatu hal yang ganjil.

Hal tersebut diungkapkan Refly Harun melalui unggahan video yang diunggah dalam kanal YouTube Refly harun.

“Jadi, ya mau diapakan lagi, sepertinya penegak hukum negara memang ingin memenjarakan Habib Rizieq, rasanya seperti itu,” pungkas Refly seperti yang dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com Selasa, 12 Januari 2021.

Baca Juga: Fadli Zon Dilaporkan Ke MKD, Muannas: Lihat Konten Porno, Kuotanya dari Tunjangan Pulsa Dewan

Ditetapkannya HRS sebagai tersangka, berkaitan dengan kasus penghasutan agar menghadiri kegiatan Maulid Nabi serta pesta pernikahan putrinya Syarifah Najwa Shihab.

Karena penghasutan tersebut, HRS dikenakan pasal 160 KUHP.

Refly Harun juga menyinggung kasus yang menjerat HRS, yang mana kasus tersebut berkaitan dengan penyebaran Covid-19, yang mana hal tersebut bukan merupakan kasus pidana.

“Ini adalah pemersangkaan yang ketiga, ancaman hukumannya kalau menggunakan Pasal 93, satu tahun atau denda Rp 100 juta. Ini bukan sebuah tindakan pidana yang berat, untuk turun tangannya Bareskrim,” tutur Refly Harun.

Baca Juga: MUI Nyatakan Vaksin Sinovac Halal, Tiongkok Ajak Indonesia Dukung Ketersediaan Vaksin Negara Islam

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: YouTube, Twitter


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X