Pemeriksaan Edhy Prabowo Dianggap Berlebihan, KPK Tegaskan Tak Ada Kaitan Politik

- 28 November 2020, 20:45 WIB
Tersangka Edhy Prabowo saat masih menjadi Menteri KKP tunjukkan Lobster. /PMJ/Dok KKP

PR TASIKMALAYA - Kelanjutan kasus dugaan korupsi yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sampai saat ini sudah sampai tahap pengumpulan barang bukti.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan jika kasus yang menjerat Edhy Prabowo tidak ada kaitannya dengan politik.

"Kasus yang terjadi di KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) tentu adalah tindak pidana korupsi murni, tidak ada kaitannya dengan politik," ujar Firli.

Baca Juga: Link Live Streaming Everton vs Leeds United: Peluang Tuan Rumah Raih Kemenangan

Dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari Antara, Firli mengatakan bahwa kasus Edhy tidak ada kaitannya dengan politik, meskipun yang bersangkutan merupakan pengurus partai.

"Jadi, jangan kita diajak masuk ke dalam ranah politik. Kalau pun ada orang-orang yang terlibat dan dia merupakan pengurus partai, tetapi terkait kasus tindak pidana adalah berlaku orang per orang," sambung Firli.

Firli pun memberikan respon perihal perkataan Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan KPK terlalu berlebihan dalam proses pemeriksaan Edhy Prabowo.

Baca Juga: Ini Alasan Anies Copot Jabatan Wali Kota dan Kadis LH Jakarta Pusat

"Pemeriksaan tidak ada istilah berlebihan, pemeriksaan dilakukan dalam rangka mengungkap keterangan yang sebenar-benarnya," lanjut Firli.

Dia menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak bisa diukur dengan lamanya waktu namun sejauh mana keterangan dan informasi yang didapatkan.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X