Pemohon SKCK Membeludak, Mengantre Panjang hingga Abaikan Physical Distancing

- 4 Juni 2020, 20:30 WIB
MASYARAKAT pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolres Tasikmalaya membeludak hingga mengantri panjang dan harus menunggu berjam-jam, Kamis, 4 Juni 2020.* /Aris MF/KP

PR TASIKMALAYA - Masyarakat pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolres Tasikmalaya membeludak hingga mengantre panjang dan harus menunggu berjam-jam, Kamis, 4 Juni 2020.

Ironisnya, meski berkali-kali diperingatkan petugas kepolisian, namun para pemohon SKCK ini masih mengabaikan physical distancing dan tetap berkerumun tanpa menjaga jarak satu sama lain.

Bahkan pemohon harus rela berdiri lama demi mendapat giliran mengurusi SKCK di Gedung Tempat Pelayanan. Sebagian lagi memilih untuk duduk di tembok pembatas jalan dan tanah tanpa alas, guna menghilangkan kelelahan.

Baca Juga: Meski Dibatasi, Pelayanan Uji KIR Dishub Kabupaten Tasikmalaya Tetap Diserbu Kendaraan

Meski begitu pihak kepolisian mengklaim sudah menerapkan protokol kesehatan. Namun akibat banyak pemohon dan mereka tetap membandel hingga abaikan physical distancing.

Akhirnya pihak kepolisian terpaksa membatasi pendaftaran pemohon SKCK hingga pukul 11.00 WIB. Biasanya di waktu normal pendaftaran biasa dibuka sampai pukul 14.00 WIB.

Sehingga dengan begitu, antrean tidak semakin panjang. Dalam sehari jumlah pemohon SKCK ini bisa lebih dari 300 orang. Mereka datang dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Wagub Jabar Pantau Masjid Agung Tasikmalaya, Sebut Penerapan AKB Sudah Diberlakukan dengan Baik

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengatakan, pelayanan SKCK setiap hari menerima pemohon, namun dibatasi 20-30 orang sebelum diterapkannya new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Halaman:

Editor: Suci Nurzannah Efendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X