Dengar Ada Jenazah Covid-19 Ditolak, 2 Pengusaha Tasikmalaya Sumbang 1 Hektare untuk Makam

- 6 April 2020, 20:49 WIB
Tjahja wandawa.* ASEP MS

PIKIRAN RAKYAT - Setelah muncul berita adanya penolakan warga terhadap pemakaman jenazah positif corona di Kota Tasikmalaya, dua pengusaha di Kota Tasikmalaya menghibahkan tanah seluas satu hektar untuk makam khusus covid -19.

Lokasi lahan yang dihibahkan jauh dari permukiman berupa daratan yang dikelilingi persawahan yang terletak di Kampung Cisapi, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Penyerahan tanah hibah itu dilakukan langsung oleh pemilik lahan sekaligus pengusaha, Tjandra Tjahjadi dan Tjong Djun Mien, atas nama Yayasan Bhakti, kepada Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Minggu 5 April 2020.

Baca Juga: Stok Darah PMI Menipis karena Physical Distancing Virus Corona, TNI Dikerahkan Jadi Donor

Pengurus Yayasan Bhakti, yang juga anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Nasdem, Tjahja Wandawa, mengatakan, hibah lahan berawal dari keprihatinan adanya penolakan warga terhadap proses pemakaman jenazah positif corona.

"Kedua pengusaha tergerak hatinya menghibahkan lahan milik mereka yang kebetulan ada dalam satu lokasi. Mengenai pembenahan infrastrukturnya diserahkan ke Pemkot Tasikmalaya," kata Tjahja saat ditemui di gedung DPRD Kota Tasik, Senin 6 April 2020.

Lahan hibah tersebut ujar dia, diperkirakan mampu diisi sekitar 1.000 makam. "Ke depannya tidak usah jenazah positif corona tapi bisa juga jenazah lainnya seperti jenazah yang tak dikenali identitasnya," ujar Tjahja.

Baca Juga: Nekat Mencuri Mobil Mantan Kapolda Jabar, Siswa SMA di Tasikmalaya Ditangkap Saat Jajan

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah seorang pasien positif corona Kota Tasikmalaya ditolak petugas krematorium saat akan dikremasi. Pemkot memutuskan jenazah dimakamkan. Tapi upaya ini juga ditolak warga sekitar pemakaman.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X