Tak Berani Disentuh, Jenazah Pria Terlantar Selama Tujuh Jam di Depan Puskesmas Tamansari

- 1 April 2020, 12:00 WIB
Dua orang petugas dari RSUD dr. Soekardjo Kota Tasik mengevakuasi Jenazah dari Puskesmas Tamansari ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Selasa (31/3/2020).* /KP/ ASEP MS

PIKIRAN RAKYAT - Jenazah pria warga Gobras, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya dibiarkan telantar di depan Puskesmas Tamansari, Kota Tasikmalaya hampir tujuh jam lamanya.

Jenazah tersebut datang dari Jakarta sekitar pukul 02.30 namun hingga pukul 09.30 WIB, jenazah tersebut dibiarkan di depan Puskesmas Tamansari tanpa ada yang berani mendekatinya.

Padahal sedianya, jenazah tersebut hendak dikubur di kampung halaman, di Gobras Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Tak Liburkan Pabrik, Sejumlah Perusahaan di Sukabumi Diminta Patuhi Prosedur Kesehatan

Ny. Osih, salah satu keluarga jenazah mengatakan, jenazah pria berusia 21 tahun itu belum sempat dibawa ke puskesmas atau rumah sakit ketika masih di Jakarta.

Untuk itu, kata dia, pihak keluarga sengaja membawa jenazah tersebut ke Puskesmas Tamansari karena ingin ada pemeriksaan terhadap jenazah, sebelum dikuburkan termasuk meminta surat kematian.

Namun, sejak datang, pihaknya tidak mendapat pelayanan dengan dari pihak puskesmas dengan alasan tidak ada petugas.

Baca Juga: Pantau Sebaran Corona Berbasis Komunitas, Pemerintah Luncurkan Aplikasi '10 Rumah Aman'

"Mayat di dalam mobil jenazah saja dulu, menunggu petugas dulu kata penjaga puskesmas," ujar Osih, Selasa 31 Maret 2020.

Menurutnya,  jenazah baru ditangani petugas puksesmas sekira pukul 09.30 WIB. Selain puluhan warga yang menonton, para petugas puskesmas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) hanya melihat dari kejauhan.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X