Sabtu, 29 Februari 2020

Tengah Asyik Cari Buah Kemiri, Pria asal Tasikmalaya Malah Temukan Granat Aktif

- 14 Februari 2020, 21:29 WIB
Ade Wendi (17) menemukan sebuah granat.* /KP/ Aris MF

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pemuda yang tengah asik mencari biji buah kemiri (muncang, red.), Ade Wendi, nyatanyanya malah menemukan sebuah benda asing yang akhirnya diketahui merupakan granat aktif jenis nanas.

Lokasi penemuan granat ini berada di sebuah kebun milik Oman yang berada di Dusun Cigalagah, RT 14 RW 04, Desa Cikondang Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.

Warga menduga, jika benda berbahaya ini merupakan peninggalan DI/TII pada masanya.

Baca Juga: Alami Gangguan Tidur, 8 Rutinitas Pagi dan Malam Hari Sederhana Dapat Bantu Tidur Lebih Nyenyak

Menurut pria berusia 17 tahun, saat itu dirinya sedang mencari kemiri dilokasi kebun. Dengan sebilah ranting kayu, ia mengorek-ngorek dedaunan kering yang berjatuhan di tanah. Tanpa sengaja, ia malah menemukan benda bulat dan berbahan besi.

"Waktu itu dikira buah kemiri, dan tertutup dedaunan kering. Untung tidak saya geprek. Tetapi pas diambil agak berat dan ada karatnya," ujar dia, Jumat 14 Februari 2020.

Lantas, dirinya langsung memberitahukan temuanya kepada aparat. Sebab, khawatir granat akan meledak jika dirinya yang mengambilnya.

Baca Juga: Sebelum Dipulangkan ke Daerah Masing-masing, 238 WNI akan Diajak Keliling Pulau Natuna

Tidak berapa lama petugas TNI dari Koramil 1210/Cineam segera datang ke lokasi dan mengamankan temuan granat nanas ini.

Setelah mendapat laporan, Danramil 1210/Cineam Kapten Inf Suryana menindak lanjuti dengan mengecek dan melokalisir daerah penemuan Granat.

Demi keamanan serta keselamatan di sekitar lokasi penemuan Granat, maka warga dilarang mendekat diradius 50 meter.

Baca Juga: Kendalikan Diri dari Hal-hal yang Tidak Penting, Berikut 4 Tips Menjadi Produktif

Pihak TNI dengan perangkat Desa Cikondang dan masyarakat langsung menyisir lokasi karena ditakutkan masih ada granat lainnya.

"Jadi anggota Koramil 1210/Cineam dan dibantu aparat keamanan setempat serta masyarakat Dusun Cigalagah, melaksanakan evakuasi benda yang diduga Granat Nanas tersebut. Kami lantas amankan dan melaporkan kejadian ini ke Komando Atas," ujar Suryana.

Menurutnya, pengamanan granat nanas ini adalah sebagai bentuk cepat tanggap menyikapi informasi dari masyarakat. Hal ini agar tidak menimbulkan yang tidak diinginkan. Granat nanas itu kini masih disimpan sementara di Koramil Cineam, dan dalam proses pelaporan ke Komando Atas.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Gaya Hidup Hedonisme, Polwan Polres Tasikmalaya Bagikan 150 Nasi Bungkus Usai Shalat Jumat

Pihaknya menghimbau bagi masyarakat apabila menemukan hal yang sama, agar segera dilaporkan kepada aparat keamanan setempat. Sehingga bisa cepat ditangani serta tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat.***

 


Editor: Tyas Siti Gantina

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X