Sabtu, 29 Februari 2020

Sebut Dianaktirikan, Jalan Cibalanarik Lebih Mirip Kubangan Kerbau

- 13 Februari 2020, 20:49 WIB
WARGA Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya meminta Pemkab Tasikmalaya untuk segera memperbaiki jalan Cibalanarik memang rusak dan sangat memprihatinkan mirip kubangan kerbau, Kamis 13 Februari 2020.*



PIKIRAN RAKYAT - Warga Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya meminta Pemkab Tasikmalaya untuk segera memperbaiki jalan rusak yang melintas di wilayahnya.

Hal itu untuk menunjang mobilitas warga, terlebih jalan tersebut menghubungkan wilayah pusat pemerintahan dengan Tasikmalaya selatan.

Saat ini kondisi jalan Cibalanarik memang sangat memprihatinkan pada Kamis, 13 Februari 2020. Hampir seluruh lapisan aspal jalan sudah terkelupas dan hanya menyisakan batuan.

Baca Juga: Belum Ada Kepastian Perbaikan Sekolah Rusak, Siswa SDN 3 Tasikmalaya Masih Belajar di Bawah Tenda

Di beberapa titik bahkan berubah menjadi cekungan besar, dimana takala datang musim penghujan berubah menjadi kubangan air. Warga menilainya jalanan tersebut lebih mirip kubangan mandi kerbau.

Padahal jalan yang menyambungkan wilayah kecamatan Mangunreja dan kecamatan Sukaraja ini nyaris tersambung aspal hotmik.

Akan tetapi pas di desa Cibalanarik sepanjang 1,5 km jalanan dibiarkan begitu saja. Warga menilai, jika Desanya dianak tirikan ketimbang dengan desa lainnya di kecamatan Tanjungjaya.

Tokoh masyarakat Cibalanarik, Oos Basor, mengatakan jika rusaknya jalan Cibalanarik sangat menghambat aktivitas dan mobilitas warga.

Kerusakan ini sudah terjadi sejak lima tahun lalu, akan tetapi Pemkab Tasikmalaya seolah tutup mata dan tidak pernah tersentuh perbaikan jalan.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Berikut Cara Mengeksport Obrolan WhatsApp sebagai PDF

"Kalau dari arah Sukaraja ke Mangunreja itu sudah bagus, di hotmik. Akan tetapi pas di Desa kami, jalannya masih dibiarkan rusak," jelas Oos.

Pihaknya berulang kali mempertanyakan keseriusan Pemkab Tasikmalaya untuk memperbaiki infrastruktur ke daerahnya.

Termasuk meminta kejelasan dari Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya.

Akan tetapi hingga kini hanya janji-janji saja bakal diperbaiki, sementara setiap tahunnya anggaran untuk perbaikan jalan tersebut tidak pernah muncul.

Warga lainnya, Yayat Ruhiat (36) mengatakan bahwa pemerintah terkesan membiarkan jalan Cibalanarik rusak, karena hanya tinggal menyisakan 1,5 km saja. Ia dan warga lainnya meminta pemkab Tasikmalaya segera melakukan perbaikan.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Berikut Cara Mengeksport Obrolan WhatsApp sebagai PDF

"Seperti dianaktirikan. Istilahnya desa kami itu dilewat saja, dibiarkan jalan rusak. Padahal jalan ini ramai setiap hari oleh pengendara yang berlalulalang," ujar dia.

Dihubungi terpisah, Kabid Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya Atep Dadi Sumardi menuturkan, perbaikan jalan Cibalanarik sudah masuk dalam agenda pemerintah tahun 2020.

Anggaran pun sudah disediakan tinggal menunggu tahan lelang dan pengerjaan. Atep mengakui, hanya tinggal 1,5 KM lagi jalan di jalur Mangunreja - Sukaraja yang rusak.

"Jadi tahun ini kita perbaiki dan sudah masuk perencanaan. Waktunya sekitar pertengahan tahun. Anggarannya sudah disiapkan, pasti tahun ini diperbaiki," jelasnya.***

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X