Merasa Sangat Terancam, Jaksa Agung ST Burhanuddin Akui Pernah Ganti Nama dan KTP

- 23 Februari 2021, 15:51 WIB
Jaksa Agung, ST Burhanuddin saat menjadi bintang tamu Deddy Corbuzier Podcast./YouTube Channel Deddy Cirbuzier /

PR TASIKMALAYA – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengakui bahwa dirinya pernah merasa sangat terancam.

Hal tersebut Jaksa Agung ST Burhanuddin ceritakan, di dalam Podcast bersama Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu, 17 Februari 2021.

Menurut penuturan Jaksa Agung ST Burhanuddin, pengalaman di Aceh itu lah yang benar-benar membuat dirinya ketakutan dan merasa terancam.

Baca Juga: Tanggapi Dugaan Polri Jual Senjata pada KKB di Papua, Azis SyamsuddinI: Jika Terbukti, Maka Harus Dipecat

“Tapi yang benar-benar ancaman, waktu dinas di Aceh,” tutur jaksa Agung ST Burhanuddin dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com.

Cerita bermula ketika Jaksa Agung ST Burhanuddin akan turun dari pesawat, lalu mendapatkan pesan singkat melalui Short Message Service (SMS).

“‘Selamat datang saudara ST Burhanuddin di Nanggroe Aceh Darussalam, diminta pada saudara (saya waktu itu asisten pidana khusus) diminta pada saudara, dalam waktu dua kali 24 jam untuk meninggalkan Kota Banda Aceh,” tulis pesan tersebut.

Baca Juga: Kritik Anies Baswedan Soal Banjir, Pasha Ungu: Apakah Bro Giring Sudah Pernah Kelola Sebuah Kota?

Sontak mendapati SMS tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin merasa terancam, lalu melaporkan hal tersebut kepada Kepala Kejaksaan Tinggi.

Halaman:

Editor: Tita Salsabila


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X