Dituduh Curi Teknologi Pertahanan AS, Tiongkok Layangkan Ancaman Tahan Warga AS

- 18 Oktober 2020, 07:41 WIB
Ilustrasi bendera Tiongkok /Pixabay/WARTA PONTIANAK

PR TASIKMALAYA – Pemerintah Tiongkok memperingatkan pemerintah Amerika Serikat, bahwa pihaknya kemungkinan akan menahan warga AS yang tinggal di Tiongkok.

Pernyataan ancaman penahanan tersebut dikeluarkan Tiongkok dalam rangka menanggapi tuduhan Pemerintah Donald Trump.

Trump menuduh Tiongkok menuntut operasi dunia maya dan penyelidikan rahasia militer untuk mencuri teknologi, militer, dan pengetahuan AS.

Baca Juga: 'The Great Dictator', Ketika Charlie Chaplin Menonjolkan Kemiripannya dengan Adolf Hitler

Pencurian tersebut merupakan strategi Tiongkok untuk menggantikan AS sebagai kekuatan keuangan dan militer dunia.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Tiongkok mengeluarkan peringatan kepada pemerintah AS untuk mengakhiri tuntutan tersebut.

Pasalnya selain menuduh, Pemerintah AS mengeluarkan tuntutan kepada para peneliti asal Tiongkok yang berada di AS di pengadilan Amerika Serikat.

Baca Juga: Pernah Imbau Waspadai Soal Perang Biologi, Gatot: Saya Berbicara Seperti ini Bukan Berarti Dukun

Sebelumnya, pada bulan Juli lalu, Departemen Kehakiman AS mengatakan, FBI telah menangkap warga Tiongkok yang diduga menyembunyikan keanggotaan tentaranya dan mengajukan visa untuk melakukan penelitian di lembaga akademik AS.

Bulan September lalu, AS telah mencabut visa untuk lebih dari 1.000 warga negara Tiongkok.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X