Modal Jadi Kendala Utama UMKM Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

- 18 September 2020, 17:01 WIB
ILUSTRASI UMKM yang memproduksi roti.& /ANTARA

PR TASIKMALAYA – Dalam situasi penurunan kualitas ekonomi masyarakat saat ini, berbagai upaya untuk kembali mencapai stabilitas, bahkan peningkatan kualitas menjadi hal yang berat dan sulit.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah memberikan perhatian terhadap UMKM dari segala sektor yang ada di Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam hal ini mendukung dan memberikan dorangan pada para pelaku UMKM.

Baca Juga: Kronologi Temuan Jenazah Lima ABK di Freezer Kapal dalam Kondisi Membeku

Dorongan itu ditujukan pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang bergerak dalam sektor pariwisata atau ekonomi kreatif untuk masuk ke pasar modal.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo mengatakan, saat ini permodalan masih menjadi suatu kendala bagi UMKM, sehingga hal tersebut menjadi faktor lambannya pengembangan bisnis UMKM.

"Sebagian besar usaha pelaku ekraf (ekonomi kreatif), 92 persennya, masih modal sendiri atau pinjaman dari keluarga dan teman.

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Asal Mula Virus Corona, Dipercaya Ditularkan dari Kelelawar ke Manusia

"Pelaku usaha itu kesulitan mendapat akses ke lembaga keuangan baik perbankan atau non-perbankan," kata Fadjar Hutomo.

Hal itu disampaikan Fadjar dalam webinar tentang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema Initial Oublic Offering (IPO) di Bandung, Jumat, 18 September 2020.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X