Legislator: Sosial Distancing Mesti Diimbangi dengan Penanganan Medis dan Kebijakan Ekonomi

- 27 Maret 2020, 06:55 WIB
ANGGOTA DPRD Jabar Ali Rasyid.* ARIS MF

PIKIRAN RAKYAT - Kebijakan pembatasan sosial atau social distancing bagi masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Jawa Barat, harus diimbangi dengan langkah strategis dalam penanganan medis dan kebijakan ekonomi.

Hal ini dinilai sangat penting dilakukan agar upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Virua Corona Diseas (Covid-19) di Jawa Barat bisa berjalan efektif dan sesuai dengan harapan.

Menurut Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid, penanganan Virus Corona ini harus lebih terorganisir dan terkoordinasi dengan baik di semua tingkatan. Utamanya antara satuan gugus tugas dengan rumah sakit, baik rumah sakit milik pemerintah atau pun rumah sakit swasta.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Tangani Virus Corona, Bupati Garut Tinjau Langsung RSUD Dr Slamet

"Jadi secara teknis Kepala Daerah juga harus segera memfungsikan gugus tugas penangan corona. Sedangkan kepala daerah fokus pada kebijakan-kebijakan dan menyiapkan kebutihan peralatan medis yang diperlukan oleh rumah sakit," kata Ali Rasyid, Kamis 26 Maret 2020.

loading...

Ditambahkan dia, Pemerintah harus membuat kebijakan penyelamatan ekonomi masyarakat saat sosial distancing diberlakukan. Sehingga masyarakat bisa tenang ketika tinggal di rumah dan membatasi ruang gerak bertemu dengan masyarakat lain.

Pihaknya tidak ingin penanganan penyebaran virus Corona ini tidak terkendali akibat kesalahan dalam mengambil kebijakan. Jangan sampai penanganan medisnya tidak serius terkait isolasi pasien dan ekonomi masyarakat tidak diperhatikan.

Baca Juga: Virus Corona, Maskapai AirAsia Pilih Hibernasi dan Stop Penerbangan

"Hingga pada akhirnya penyebaran penyakit tidak terkendali, ekonomi juga ambruk," kata anggota Dewan dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya itu.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X