Cek Fakta: Benarkah Puan Maharani Sebut Pendidikan Agama Islam Harus Dihapus agar Negara Maju?

- 21 Mei 2020, 09:35 WIB
HOAKS Puan Maharani klaim syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus.* /Turn Back Hoax MAFINDO

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pengguna Facebook Agus S menggunggah tangkapan layar dengan narasi yang menyebut nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani.

Dalam unggahan itu, Puan diklaim menyebutkan syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus. Terlebih, unggahan itu juga menampakkan tangkapan layar dari sebuah artikel yang terbit dalam salah satu blog.

Baca Juga: Polisi Amankan Kemunculan Bus Berstiker Kemenhub Palsu di Tengah Larangan Mudik

Kita jangan diam dong,” demikian bunyi narasi yang diunggah pengguna Facebook Agus S pada 19 Mei 2020

Selain itu, ia juga diketahui menggunggah gambar dengan narasi sebagai berikut:

Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!”

Baca Juga: Tampak Indah dari Luar Angkasa, Area Hutan Idaho Layaknya Sebuah Papan Catur

HOAKS Puan Maharani klaim syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus.*
HOAKS Puan Maharani klaim syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus.* /Turn Back Hoax MAFINDO

Baca Juga: PSBB Kota Tasikmalaya Tahap Dua, Toko dan Mal Boleh Buka Selama Enam Jam per Hari

Berdasarkan hasil penelurusan PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari situs Turn Back Hoax, terdapat fakta yang membantah klaim narasi yang membawa nama bahwa Puan Maharani tersebut.

Secara pasti, narasi itu sudah beredar sejak Desember 2018. Bahkan saat itu, diketahui Puan masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Namun, namanya sudah dicatut seolah-olah membuat pernyataan tersebut.

Baca Juga: Belum Reda Wabah Covid-19, Tiongkok Tawarkan Kerjasama Proyek Infrastruktur ke Indonesia

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Turn Back Hoax MAFINDO


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X